Pengaruh Terapi Bekam Basah terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

Dwi Yunita Rahmadhani

Abstract


Non-Communicable Diseases (PTM) is one of the world's health problems that is still a concern in the world of health because it is one of the causes of death. Hypertension is a condition where systolic blood pressure is 140 mmHg or higher and diastolic blood pressure is 90 mmHg or higher. The cause of hypertension is due to abnormal water and salt retention, sensitivity to angiostensin, obesity, hypercholesteroemia, disturbed emotions / stress and smoking. One of the non-pharmacological therapies that can be used for the management of hypertension is to use wet cupping therapy. The purpose of this study was to analyze the effect of wet cupping on the blood pressure of hypertensive patients.Blood pressure as the dependent variable and wet cupping as an independent variable. This study uses a Pre Experimental Design study with "Two Group Pre Test and Post Test Design". The sample consisted of 20 people with hypertension with 10 respondents in the intervention group and 10 respondents in the control group in the Al-Thaf Nursing home in Jambi City on March to July 2021 with the Purposive Sampling technique. He statistical test carried out is to use paired t-test. From the results obtained p value systolic blood pressure = 0,000 and p value diastolic blood pressure = 0,000.The conclusion of this study is that there is an effect of wet cupping therapy on blood pressure stabilization in hypertensive patients in the city of Jambi


Keywords


hypertension, wet cupping therapy

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Anggarini. 2012. Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Rohima Press.

Asosiasi Bekam Indonesia. (2011). Standard Operating Procedure Bekam. Bogor: Bidang Penelitian dan Pengembangan ABI.

Bararah, Tarqiyyah. (2013). Asuhan Keperawatan Panduan Lengkap Menjadi Perawat Profesional. Jakarta: Prestasi Pustakaraya

Benson, dkk. (2012). Menurunkan Tekanan Darah. Jakarta: Gramedia.

Budi. (2015). Faktor-Faktor Yang Berhungan Dengan Kejadian Hipertensi Tidak Terkendali Pada Penderita Yang Melakukan Pemeriksaan Rutin di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang.

Caroline. B.R., and Mary, T.K. (2017). Textbook Of Basic Nursing, Edisi 10. Anisa E. Wuri P, Penerjemah. (2012). Buku Ajar Keperawatan Dasar. EGC, Jakarta

Crown,E. (2011). Buku Saku Patofisiologi. Alih Bahasa Brahm U, Pendit, EGC, Jakarta

Dahlan,M.Sopiyudin, (2011). Statistik untuk kedokteran, dan kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Jakarta: Salemba Medika.

Endah. (2017). Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Tesis. Stikes Kendedes, Malang

Gray, Huon. (2005). Lecture Notes on Cardiology, Edisi keempat. Agoes, Azwar, Penerjemah (2003). Lecture Notes: Kardiologi. Erlangga.

Hidayat & Uliyah. (2012). Konsep Dasar Manusia. Surabaya : Health book publishing

Hurst, Marlene. (2016). Medical-surgical nursing review, Volume 1. Komara E. Devi Y, Penerjemah. (2011). Keperawatan Medikal-Bedah. Jakarta: EGC

Ida. (2016). Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Universitas Muhammadiyah, Tasikmalaya.

Jansje H, V. Ticoalu & Yoseph L Samodra. “Prevalensi Penyakit Tidak Menular Pada Tahun 2012-2013 di Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara Sulawesi Utara” Diakses pada tanggal 3 juli 2015 dari http://jkesmasfkm.unsrat.ac.id/wp-

Kasmui. (2010). Bekam Pengobatan Menurut Sunah Nabi, Semarang: Komunitas Thibbun Nabawi “ISYFI”.

Kemenkes RI. Hipertensi. Infodatin Pusat Data dan informasi Kementrian Kesehatan RI. 2017.

Mega. (2017). Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Hipertensi Grade I Di Rumah Sehat Mina. Universitas Riau, Riau.

Muttaqin, Arif (2012). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika

Nair, Muralitharan. (2015). Dasar-Dasar Patofisiologi Terapan. Jakarta: Bumi Medika

Notoatmodjo. (2012). Metodologi Penelitian Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Ridho, Achmad (2015). Bekam Sinergi. Solo: PT Aqwam Media Profetika

Rosidawati, dkk. (2016). Pengaruh Terapi Bekam Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Rumah Sehat Cordova Kota Tasikmalaya.

Sarif. (2012). Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika

Shaaban T. (2009). Cupping Therapy in Brief

Siswanto,dkk. 2013. Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran, Yogyakarta, Bursa Ilmu.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta,CV.

Susiayanto, Azib (2013). Hijama or Oxidant Drainage Therapy. Jakarta: Gema Insani

Supayanto. (2011). Wanita Usia Subur (WUS). http://id.wikipedia.org/wiki/promosikesehatan.

Sutanto. (2010). Awas Tujuh Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Paradigma Indonesia

Syamsudin (2011). Buku Ajar Farmakoterapi Kardiovaskular dan Renal. Jakarta: Salemba Medika

Trianto. (2014). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terapadu. Yogyakarta: Graha Ilmu

Umar, Wadda. (2012). Sembuh dengan Satu Titik Bekam untuk 7 penyakit kronis. Solo: Thibbia

World Health Organization (WHO), 2015. Data Hipertensi Global, Asia Tenggara: WHO.

Yeni Yufita, dkk. (2010). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Umulharjo I. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta

Yogie,dkk. (2018). Pengaruh Terapi Bekam Kering Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di PTSW Jember.

Yufi Aris, dkk. (2017). Pengaruh Terapi Bekam Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Dusun Tambak Rejo Desa Gayaman Mojokerto.




DOI: http://dx.doi.org/10.36565/jab.v10i2.418

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi
Jl. Prof. M. Yamin, SH No.30, Lebak Bandung-Jambi | Telepon: 0741-33030 | email: jab.stikba@gmail.com

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional